Pinjam Uang

Beberapa Cara Pinjam Uang di Saat Mendesak

Di saat kondisi keuangan sedang stabil, kita mungkin tidak pernah terpikir untuk pinjam uang. Tapi ada saat di mana kita sudah memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran setiap bulan, tapi ternyata ada keperluan mendadak yang harus segera diselesaikan. Jika sudah tidak ada dana lagi, salah satu cara untuk menutupi kebutuhan mendesak ini adalah dengan pinjam uang yang bisa dicicil. Kini sudah tersedia banyak lembaga peminjam dana yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa pinjam uang online, di bank, atau di Pegadaian. Lalu harus pilih yang mana dari ketiga sumber dana tersebut? Ini dia perbedaannya. 

Pinjam Uang Via Online

Dalam kondisi darurat, kebanyakan nasabah menginginkan pinjam uang tanpa jaminan. Terutama jika nasabah belum mempunyai aset seperti properti atau kendaraan bermotor yang bisa dijadikan jaminan. Pinjaman tanpa jaminan bisa didapat dari perusahaan teknologi finansial (fintech). Di tahun 2021, fintech di Indonesia semakin menjamur karena syaratnya simpel, proses pengajuannya mudah, dan dana cair relatif lebih cepat dibandingkan dengan meminjam uang di bank. Tapi sebagai calon nasabah, kita harus memilih perusahaan fintech yang terpercaya dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Perusahaan yang resmi diawasi oleh OJK, sehingga semua aktivitasnya legal dan sesuai aturan. Pada umumnya plafon pinjaman di fintech memang tidak terlalu tinggi, ini karena jenis kreditnya yang tanpa jaminan. Tapi ada juga beberapa fintech yang menawarkan plafon tinggi. Syarat meminjam uang online beragam sesuai dengan kebijakan masing-masing fintech.  Namun syarat umumnya adalah pemohon merupakan WNI yang berusia minimal 21 tahun hingga maksimal 55 sampai 60 tahun. Pemohon memiliki penghasilan minimal Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulan. Selain itu, pemohon juga jarus menyiapkan beberapa dokumen. Pinjam uang online terpercaya bisa dilakukan di beberapa fintech seperti Akulaku, Tunaiku, TunaiKita, dan Rupiah Cepat. Ada juga fintech yang khusus meminjamkan dana bagi pegiat UMKM, seperti Amartha. 

Pinjam Uang dari Bank

Jika ingin pinjam uang 20 juta tanpa jaminan, Anda juga bisa mencoba pinjam uang di bank. Melihat pinjaman online yang begitu marak di masyarakat, saat ini sudah banyak bank yang menyediakan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Dengan begitu, nasabah tetap bisa meminjam uang tanpa jaminan di bank. Keunggulan pinjam uang di bank adalah plafon pinjamannya relatif lebih luas. Biasanya dimulai dari Rp 5 juta hingga ratusan juta, bahkan ada bank yang menyediakan limit hingga Rp 1 miliar seperti BRI dengan Kredit BRIGuna dan Bank Mandiri dengan produk KTA-nya. Suku bunga KTA di bank pada umumnya flat atau tidak berubah selama masa cicilan.  Nasabah bisa memilih KTA di bank dengan bunga yang paling rendah dan menguntungkan. Selain di bank reguler, nasabah juga bisa pinjam uang 30 juta tanpa jaminan di bank syariah. Jika memilih bank syariah, maka Anda bisa pinjam uang tanpa riba. Bank syariah tidak memberlakukan bunga, tetapi ada bentuk jaminan lainnya. Misalnya seperti Bank Mandiri Syariah yang mengharuskan peminjam KTA untuk membuat kelompok di tempat kerjanya dan mengajukan pinjaman secara kolektif. Sistem kebersamaan inilah yang dijadikan semacam jaminan. Baik meminjam uang di bank reguler atau bank syariah, ini adalah jenis pinjam uang cicilan perbulan.

Pinjam Uang dari Pegadaian

Cara lain untuk pinjam uang cepat adalah dengan pinjam uang di Pegadaian. Untuk bisa pinjam uang dari Pegadaian, pada dasarnya nasabah harus memiliki aset yang bisa digadaikan. Ada 4 jenis pinjaman di Pegadaian. Yang pertama adalah Kredit Cepat Aman, yang bisa digunakan untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif. Barang yang digadaikan bisa berupa emas, kendaraan bermotor, barang elektronik, dan lain-lain.  Untuk pinjaman dengan plafon Rp 1 juta hingga Rp 125 juta, ada Kredit Gadai Sistem Angsuran, yang tenornya bisa dipilih mulai dari 6 bulan hingga 36 bulan. Bagi pengusaha yang ingin pinjam uang, ada Kredit Angsuran Sistem Fidusia. Dan untuk meminjam dengan menggunakan saham, ada jenis pinjaman Gadai Efek.