Topik

Suarakan Opinimu dengan Memilih Topik Berikut Ini

BERIKAN OPINIMU

 

Opini Terkini:

jaya jaya • 2019.08.03 03:55

Desma Linda • 2019.07.26 18:08

Poligami dlm Islm hkumny sunah artiny dkrjkn mndpt phla dan tdk dkrjkn tdk mndptkn p2. Tp, poligami ini untk lki2 krna pd Rasulullah S.W.T mlkukn poligami untk mmbbskn budk prmpuan. Klw mnurtku poligami t bgs bg lki2, tp burk bg prmpuan krna tdk ada istri yg rela dmadu.

Mutiara Shaquila • 2019.05.25 21:22

Saya sebagai seorang wanita—dalam hati yang paling dalam—tentu sangat tidak setuju. Diluar konteks agama yang memperbolehkan adanya poligami, saya memandang poligami sangatlah menjijikkan. Dengan mendengarnya saja, dari awal saya kurang berkenan adanya poligami. Bayangkan saja, bagaimana menjadi perempuan yang mencintai dengan baik, tetapi diduakan atau ditigakan tetapi masih dalam rantai ikat yang kuat. Terimakasih, ini opini saya.

Dion Apriandi • 2019.05.12 11:34

Poligami menurut pendapat saya adalah sesuatu yang terkadang dipandang baik dan terkadang juga dipandang buruk oleh sebagian orang. Namun, menurut hukum islam sendiri poligami merupakan sesuatu yang mubah(boleh) asalkan hal itu bisa diiringi dengan adil. Adil disini artinya tidak bertindak semena-mena terutama dalam memberi kasih sayang terhadap istri kita. Untuk itulah apabila kita sebagai seorang suami tidak bisa berlaku adil sebaiknya jangan untuk berpoligami. Sebagaimana firman Allah “Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya” (QS an-Nisaa’:3). Dalam surah ini pun Allah mempertegas kita bahwa adil merupakan kunci utama dari permasalahan poligami tersebut. Untuk itu saya dapat menyimpulkan poligami boleh dilakukan bagi mereka yang pandai bersikap adil atau sebelum ingin melakukan poligami hendaklah seorang suami bertanya kepada istri terlebih dahulu. Karena suami yang baik adalah mereka yang setia dan mengerti kehendak dari seorang istri

Amos Pandapotan • 2019.04.06 15:42

Berjuang Demi Ekspetasi Rakyat - Caleg dari partai GARUDA ini Calon Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Dapil 5 dengan nomor urut 8 PIUS JOHANES Ledjaph ini, sangat membuat kejutan dan gebrakan yang luar biasa, yang akan sesaat lagi akan menunjukan jati diri beliau sebagai partai baru yang cukup kuat di negeri ini. PIUS Johanes yang memiliki ambisi untuk kepentingan rakyat ini terus berjuang dan bekerja keras dengan berkampanye positif demi mengedukasikan visi misinya demi kepentingan rakyat kelas bawah hingga atas. Seperti yang di ekspetasikan kader Partai Garuda, Pius Johanes Ledjaph caleg No.8 Dapil 5 Jakarta Timur - Duren Sawit - Jatinegara - Kramat Jati. Dengan kerja keras dan keyakinan yang tinggi serta dukungan dari sahabat, rekan, dan keluarga. PIUS Johanes terus bergerak maju tanpa mengenal lelah. Kita bisa lihat pemilu tinggal hitungan hari lagi, "Ya, saya akan terus blusukan dari tempat permukiman warga jakarta pinggiran hingga ke pusat-pusat kota untuk lebih meyakinkan perolehan dukugan dan suara rakyat nanti. Saya terus berjuang demi kepentingan rakyat dan memiliki misi yang akan membuat rakyat akan merasakan kesejahteraannya nanti jika saya di beri mandat oleh rakyat, ujarnya. saya optimisi mampu menduduki kursi DPRD yang mewakili kepentingan rakyat, bukan hanya mewakili kepentingan Partai melainkan prioritas utama saya adalah rakyat, "tegas Pius Johanes Ledjap, saat berbincang bersama di Warung Kopi Palem Pondok Kelapa - Jakarta Timur, dini hari. Ayah yang memiliki 4 anak ini kegiatan sehari-harinya adalah seorang EX Guru AMECO, yang mengajar juga di SDN Klender 04 Pagi dan SDN Pondok Kelapa 06 pagi yang berfokus di kurikulum Bahasa Inggris. Pius selalu lincah dan berdedikasi tinggi untuk bergerak maju dari dor to dor menemui warga masyarakat, untuk menyampaikan aspirasi jangka panjangnya kepada masyarakat setempat. Yang memiliki modal visi misi mencerdaskan dan kesejahteraan masyarakat. Sekalipun banyak tantangan, tetapi tidak menjadikan pesimis persona individu Pius untuk terus bergerak, karena tekad sudah terlanjur melekat di hati, dan untuk apa harus nyaleg jika takut dengan tantangan. Semakin besar tantangan, semakin besar juga peluang keberhasilan. Saya yakin lolos dan menduduki di kursi dewan demi kepentingan rakyat, "tuturnya. Biografi Pius Johanes Ledjaph Pada tahun 1986 MASUK SEMINARI DAMIAN SEBAGAI POSTULAT DAN MENYEKESAIKAN MASA NOVISIAT PADA TAHUN 1992 . MENYELESAIKAN PENDIDIKAN D2 PENDIDIKAN GURU BAHASA INGGRIS TAHUN 1993 Mengajar Bahasa Inggris Di beberapa kursus Di Jakarta. Pada tahun 2002 bahasa inggris Di SDN PONDOK KELAPA O6 pagi dan SD KLENDER O4 pagi Hingga tahun 2014. Tahun 2007 menyelesaikan pendidikan D3 DI ABA PRAWIRA MARTHA JAKARTA. PADA TAHUN 2015 bekerja Di Monas. Selama Di Monas berjuang untuk nasib PHL, membrantas korupsi Dan menghilangkan Tenaga kerja siluman Dan penghapusan Pajak PHL Di Monas kepada Gebernur Ahok yang didampingi, Kamilus, Rian Ernest Dan Iqbal TAHUN 2016 pindah bekerja Di KOTA TUA JAKARTA sebagai pramuwisata hingga mengundurkan Diri salama pencalegan DPRD PROV DKI JAKARTA DAPIL 5. OPINI : PIUS JOHANES LEDJAPH Selama bekerja saya selalu toleran dengan sahabat sahabat saya yang beragama sebrang dengan saya yang memberikan contoh meluangkan waktu untuk piket pada bulan SUCI Ramadhan Dan Hari Raya Lainnya sehingga teman Temannya sejawat dapat melaksanakan ibadah atau berkumpul bersama keluarga dengan baik. Alasan Kuat saya dalam mencalegkan diri adalah kita sama-sama MELIHAT belum adanya keseimbangan hidup dan kebijakan yang dibuat oleh DPR/DPRD yang belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat. Semua ini terjadi karena oknum-oknum anggota dewan yang melakukan tindakan korupsi sehingga kita tidak pernah MERASAKAN nasib Rakyat terkait TDL, OUTSOURCING, TENAGA HONORER, BBM dan lain lain. JIKA saya jadi anggota Dewan, MAKA saya akan memberikan solusi untuk reformasi terhadap TDL, OUTSOURCING, TENAGA HONORER dll. Jika sebagai anggota DEWAN, maka saya akan bekerja sama dengan DPR RI Dan PRESIDEN dan mewakili aspirasi hati rakyat untuk mengatasi masalah dan memberikan semua solusi positif DAN Saya tidak Akan bergerak atas nama partai saya, melainkan atas nama Rakyat. JIKA Terpilih menjadi anggota Dewan artinya saya akan bekerja untuk seluruh Rakyat. Baik yang akan mendukung saya dalam pemilu nanti, ujarnya PIUS Johanes Ledjaph (Amos Pandapotan, PPWI Pers Indonesia) Note : (Untuk aspirasi Hub Amos Pandapotan - 0812 8603 9985)

Jimmy Jimmy • 2019.04.06 15:28

Sebenarnya sangat sederhana dalam memahami konteks poligami ini. Pandangan pribadi saya sendiri terhadap Poligami ini adalah sangat keliru. Sederhananya bagaimana jika Ibu atau anak perempuan kita dipoligami dengan alasan apapun , tentu saja sebagai anak ataupun orang tua kita akan sangat menentang hal tersebut, bayangkan situasi itu juga yang dirasakan oleh korban-korban poligami. Dan untuk apa juga ada yang namanya janji suci pernikahan dimana ada sumpah untuk mencintai pasangan kita selamanya baik itu tua atau muda , sehat atau sakit dan sebagainya. Saya yakin tidak akan ada wanita yang mau dimadu, hanya terkadang mereka tidak berani menyuarakan isi hati mereka. Oleh karena itu saya sangat mendukung dengan adanya forum-forum atau program-program yang dapat menjadi suara bagi kaum-kaum wanita yang menolak poligami namun takut untuk bersuara. Jujur saya adalah seorang pria yang susah untuk menolak yang namanya “ bukit kembar yang indah “ serta “ kerang hidup yang segar “ namun saya juga adalah seseorang yang dikandung dan dilahirin oleh seorang wanita. Oleh karena itu saya berprinsip lebih baik “ makan nasi bungkus “ daripada “ dirantangin “.

Amos Pandapotan • 2019.04.06 14:34

Dengan konteks agama sudah banyak yang memberikan keterangan argumen tentang poligami itu sendiri, namun disini saya selaku masyarakat akan memberikan pernyataan secara logikos bahwa poligama adalah yang positif jika manusia tersebut sadar akan kebutuhannya. Pertanyaan saya adalah MENGAPA JIKA SATU ISTRI ANDA KURANG MAMPU DAN BAHKAN CUKUP, MAKA BAGAIMANA NASIB JIKA 2 ISTRI ? Berbicara poligama dalil sejak peradaban zaman rasulullah adalah hukum nya sunnah, tetapi dalam peredaran zaman modernisasi , bahwa program sistem poligama banyak sekali yang terbukti telah memperkosa kata POLIGAMI itu sendiri. Dengan memberikan dalil yang positif. Namun , terbuktinya di masyarakatnya adalah hancur. Sehingga kata-kata poligama sendiri di positifkan kepada oknum-oknum yang mempositifkan ini dengan tujuan tersendiri. Mungkin tujuan positifnya adalah menghindari perzinahan, tetapi jika kita sadari bahwa poligami di zaman sekarang adalah hanya mengacu kepada kepuasan hormon mereka, Sehingga disini kita setuju ya , bahwa seseorang yang melakukan poligami , maka merekalah manusia-manusia yang kelebihan HORMON. Karena hormonnya tidak dapat puas pada satu wanita. maka mereka akan melakukannya kepada wanita-wanita yang akan mereka poligamikan. Sehingga secara persepsi saya menyatakan dan mengatakan bahwa poligami zaman sekarang banyak di positifkan oleh oknum-oknum tertentu untuk tujuan dan kepentingan pribadi mereka tersebut. Itu dalilnya yang sudah saya ciptakan. Dan jika kita cermati lagi lebih dalam, saya akan memberikan pertanyaan kepada anda. (saya akan memberikan pertanyaan konyol yang bersifat logika fundamental) berikut pertanyaan konyol saya kepada yang menyetujui program poligami. Pertanyaannya simak dalam-dalam : Jika kelamin anda cuma satu , maka dimana ADIL -nya ? bagaimana bisa anda menyatakan itu adalah baik jika kelamin anda saja TIDAK bisa anda gandakan ! Lebih tepatnya apakah anda mau memotong kelamin anda menjadi dua supaya terdapat keadilan di atas kelamin ? Terimakasih

Annie Cole • 2019.04.01 21:56

Yang setuju dengan ada nya poligami,bagaimana jika IBUMU,ANAKMU sendiri yang di poligami? Yang di sakiti hatinya...apa anda tidak sedih? Apa anda akan jogedh jogedh kegirangan? MAKA ANDA JANGAN BACODH! Membenarkan diri atas nama alquran sunnah dan rosul! Dalam alquran diperbolehkan seorang laki2 untuk poligami jika bisa adil..tapi ayat di bawahnya lagi TAPI MANUSIA TIDAK AKAN BISA SEPERTI ITU(ADIL) IQROO BAMBWANKK IQROOOO!

Putra As • 2019.03.31 20:21

testing post

Putra As • 2019.03.31 20:20

Testing apakah bisa delete

Opini Terkini:

Desma Linda • 2019.07.24 19:31

Setuju karena ank2 mudapn hrs turut brperan dlm sgala hal untk mnmbh pnglmn krna dgn bgtu bisa mnmbh wawasnny cnth sprt ktermpiln, sosialisasi dllny.

Syawaluddin Al ayyubi • 2019.04.12 10:19

Setuju kalo anak muda di libatkan, karna itu bisa memupuk dalam diri untuk lebih cinta kepada negaranya dan memajukan untuk negaranya.

HARMONO, SH, MM CLA • 2019.04.05 11:09

PEMUDA DITANGANMULAH INDONESIA ADA SAMPAI SAAT INI Pada pemilihan umum di tahun 2019 nanti ada 88 juta pemilih dari generasi muda atau trendnya pemilih kaum milineal, membuat banyak partai politik berebut hati untuk meraup suara dari generasi muda tersebut. Bagi generasi muda yang terjun membaktikan diri di dunia politik hal ini merupakan momentum untuk merebut kepemimpinan baik di daerah maupun nasional, pemilu bukan hanya sekedar mengambil hati rakyat tetapi yang lebih terpenting adalah menyuarakan aspirasi dan harapan masyarakat dalam mengubah masa depan daerah dan bangsa ini. Berperan aktifnya generasi muda di dunia politik merupakan harapan besar terciptanya gerakan perubahan dialam demokrasi yang Lebih baik. Generasi muda merupakan tumpuan harapan dari cita cita akan ke berlangsungan pembangunan nasional karena tidak selamanya generasi sekarang bertahan, harus ada generasi pengganti untuk melanjutkan cita cita pembangunan bangsa ini yakni ditangan pemudalah harapan bernegara itu akan tetap ada. JANGAN GOLPUT MASIH ADA HARAPAN DITANGAN PEMUDA INDONESIA ADA SAMPAI SAAT INI MERDEKA

HARMONO, SH, MM CLA • 2019.04.05 10:51

ANak muda harus berperan aktif dalam pemberdayaan dan Pengambilan keputusan-keputusan penting terutama dalam kebijakan politik hukum ekonomi sosial budaya usia muda adaalah usia produktif dari 25-45 adalah usia matang dalam kepemimpinan semua lebaga organisasi manapun.

Sulez Escariot • 2019.04.04 11:17

"Jika Anak Muda umur 17-25 tahun enggan berfikir tentang negerinya. gunduli saja dia" Pesan Pak Lek Karno kepada Anak Muda. "Jika hatimu bergetar melihat penindasan, maka kaulah kawanku" Pesan Che kepada pemuda chile pada saat itu. dua sosok sahabat beda negara ini, punya keyakinan bahwa negara akan maju jika Pemudanya punya rasa empati yang besar kepada negara dan rakyatnya. #YoungIsKey

Desma Linda • 2019.03.31 11:55

Bg saya t ide yg bagus,y ank2 muda prlu dbrikn platihn khusus guna mlatih kreativitasny dgn bgtu mrka dpt mmbuka lpngn pkrjaan lwt ide2 kreativny cnth dgn mmnfaatkn barang2 bks mnjd barang2 yg brnilai,shingga dpt diprjual blikn atau lwt platihn khusus dari pmrnthn.

Agung Saprudin • 2019.03.29 10:17

Anak muda itu memang harus berperan lebih banyak karena nanti nya anak muda tersebut yang akan menjadi penerus bangsa ini

Evan Praditya • 2019.03.26 20:34

saya setuju dengan gagasan mengenai anak-anak muda untuk lebih berperan di negara kita ini. Tidak hanya karena kemajuan teknologi yang didominasi oleh generasi muda, tapi agar kita bisa keluar dari lingkaran hitam masa lalu yang terus menggerogoti negara kita ini. Dengan dominasi generasi muda, kita berpeluang untuk membuka lembaran baru negara ini. Tentunya dengan generasi muda yang baik, jujur, taat pada pada Pancasila dan hukum di NKRI.

yoyok prasetyo • 2019.03.25 12:07

___________________ MENDORONG GENERASI MUDA UNTUK TERUS BERGERAK dan TERLIBAT LANGSUNG DALAM PROSES PROSES KREATIF . Bidang industri kreatif diprediksi akan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan tentunya Kaltim di masa mendatang. Sebab.... tidak akan selamanya perekonomian Bangsa ini bergantung pada sumber daya alam yang jumlahnya semakin terbatas seiring jumlah penduduk semakin meningkat. Untuk mendorong lahirnya jenis industri kreatif tersebut, anak muda sejak dini sudah diajak menggeluti industri kreatif dengan melahirkan berbagai ide kreatif dan mampu mengimplementasikan ide tersebut dalam kegiatan kreatif. “Sebelum menjadi pelaku kreatif, kita harus memiliki motivasi yang kuat, dari ide harus jelas dan mau dikerjakan serta memiliki nilai tambah,” Karena berpikir kreatif bagi sebagian orang mungkin sangat melelahkan, namun bagi kita yang mau berpikir kreatif dan mau melaksanakan ide kreatif tersebut nantinya semua kesulitan akan mudah diatasi.

yoyok prasetyo • 2019.03.25 11:57

Generasi Muda adalah Generasi Kreatif yang akan menjadi Masa Depan Bangsa. Tapi kondisi sekarang sangat terbalik...justru generasi muda dan daya cipta ide kreatif nya hanya di manfaat kan utk pemenuhan syahwat penguasa..

Opini Terkini:

"><b><h1>test "><b><h1>test • 2019.05.03 19:08

">alert(123); alert("XSS"); alert(123) alert("hellox worldss"); alert(“XSS”) alert(“XSS”); alert(‘XSS’) “>alert(“XSS”) alert(/XSS”) alert(/XSS/) alert(1) ‘; alert(1); ‘)alert(1);// alert(1) {font-family&colon;''

izza bella • 2019.04.01 12:28

Menurutku gak etis banget anak-anak pawai dengan menggunakan aksesoris seperti itu. Meskipun niqab sesungguhnya tidak mencerminkan kekerasan tetapi karna mereka dengan sengaja mencocok kan pakaian niqab dengan senjata di tangan mereka itu yang membuat saya menilai tidak etis. Secara nalar saja pawai itu merupakan kegiatan yang diwarnai dengan pakaian adat dan budaya. Lalu dengan aksesoris seperti itu maka termasuk dalam budaya apa? Yang anak-anaknya membawa senjata.

Ryan Donoman • 2019.03.30 00:36

Jelas saya tidak setuju atas hal ini. Saya paling membenci org2 yang melakukan kekerasan dengan atas nama agama. Apalagi mendoktrin anak2 utk melakukan hal2 tsb.

Opini Terkini:

Yogi Mahendra • 2019.04.12 23:42

Dalam pandangan saya pribadi menurut saya koruptor adalah suatu perbuatan yg sangat merugikan diri sendiri masyarakat,bangsa serta negara ini . hal yang diperlukan adalah bukan hanya borgol,tetapi suatu ideologi bagaimana agar para pemimpin tidak melakukan kekejaman dengan cara mengambil dana negara untuk keperluan pribadi. Jadi inti dari yg saya ingin sampaikan perbaiki diri sendiri,pilih pemimpin yg benar benar mempunyai pendirian untuk menolong rakyatnya. Karena bagaimanapun borgol bukan apa-apa bagi mereka yg mempunyai jabatan. Dan hukuman yg pantas bagi para koruptor adalah bukan hanya penjara tetapi di keluarkannya dia dari Tanah Air NKRI . KARENA HUKUMAN MATI BUKANLAH SUATU KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB. #SEJAHTERALAH INDONESIA

Muhammad Aldy • 2019.04.07 06:37

Percuma Kalo Pakai Borgol tapi tidak membuat jera para koruptor?, saya sarankan para koruptor dimasukan sel dengan diputar video dari deep web dengan volume tinggi

Acmad Solihin • 2019.03.24 17:10

Mohon izin coment permasalahan tahanan kpk.menurut sy smua plaku korup.sama nsrkoba,pembunuh,di kasih ke nusakambangan sja.biar klo kluaganua mau berkunjung jauh biaya cuma p besar jd biar krasa susa

Jefri Ariansyah • 2019.03.24 12:46

Gaperlu borgol. Cukup mata tertutup, tangan terikat, berdiri tegak. Dan didepannya ada 5 penembak yang siap menarik pelatuknya.

Adithya Kurniawan • 2019.03.22 17:46

Sangat setuju, perlakukan para koruptor layaknya pelaku kriminal lainnya. Jangan ada tindakan istimewa apalagi penjara ber AC tempat tidur empuk dan fasilitas lengkap.

AzmanaSetiawan AzmanaSetiawan • 2019.03.19 13:58

Menurut saya perlu? Karena bagaimanapun korupsi adalah musuh besar negara indonesia, kita sudah tau bahwa korupsi di indonesia sudah akut sudah mengerikan. Jadi wajar dan sepantasnya Para koruptor dihukum setimpal. Dan kalo hanya memakai rompi oren dia masih bisa tersenyum di media berarti dia tidak merasakan penyesalan. Ayoo berantas korupsi sampai ke akar akarnya.

aldin Syah • 2019.03.13 16:34

Tegakkan undang undang berdasarkan UU Nomor 31 Tahun 1999 sah saja jika koruptor dihukum mati atau seminimalnya potong tangan

Teguh Prasetyo • 2019.03.10 11:14

Perlu tapi jangan di depan begitu. Pakaikan borgol belakang, jadi dia sulit menggunakan tangannya untuk berkolusi. Kenakan permanen selama masa tahanan.

Abang Nyalla • 2019.03.02 15:29

Borgol untuk tahanan KPK, Sangat menarik untuk kita bahas, tapi melihat lagi seperti apa dalam penanganan dan proses baik dalam penangkapan dan pemeriksaan yang dilakukan KPK adalah sangat tepat, Topik bahasanya ialah pemakaian borgol pada tahanan KPK tidak perlu di lakukan karena akan memberikan pemahaman yang berbeda dikalangan intelektual, pemakaian rompi orange menurut saya itu sangat tepat karena dengan pemakaian rompi, akan memberikan rasa tertekan dan malu jikalau yang memakai ini dasar bahwa yang dia lakukan itu merupakan hal yang tidak baik. Pada intinya ialah kita percayakan semua pada aparat penegak hukum dan peran kita semua dalam memberantas tindak pidana korupsi, dan aturan yang berlaku.

Metty BiRot • 2019.02.24 10:52

Menurut saya harus di hukum mati sebab kalau tidak begitu mereka tidak akan takut kalau bisa segala sesuatu yg melanggar hukum harus di buat hukum mati itu aja.kalau tidak ingin di hukum mati ya udah jangan melanggar hukum

Opini Terkini:

Putra berawang • 2019.04.03 21:31

Tentu nya dalam pesta demokrasi 2019 sebagai first voters saya ingin bahwa pemilu tahun ini bisa menjadi sebuah kompetesi bagi caleg atau presiden untuk berlomba lomba memberikan program dan gagasan untuk perubahan indonesia agar jadi lebih baik, saya berharap di dalam demokrasi ini semua orang dapat memberikan pendapatnya dengan sebebas bebasnya tanpa harus takut di laporkan!

Assidqi Assidqi • 2019.04.03 07:43

Berdiri di atas kaki sendiri

Assidqi Assidqi • 2019.04.03 07:43

Berdiri di atas kaki sendiri

Harri Muthahhari • 2019.03.30 02:31

Presiden terlalu politis dalam mengambil kebijakan akhir-akhir. Ngalus sih tapi kebaca. Kalo bagus gapapa, takutnya cuma karena politik jadinya ga strategis. Nah oposisinya kurang punya pijakan yg kuat dalam kritiknya. Semoga kualitasnya diperbaiki. Hal kyk gitu bikin politik kurang berkualitas.

Agung Saprudin • 2019.03.29 10:10

Harapan saya semoga politik di tahun 2019 ini bisa lebih dewasa lagi harus lebih berperan penting bagi masyarakat khusus nya masyarakat kecil

Sujianto SY • 2019.03.22 15:47

Harapan saya semoga di akhir puncak tetap bergandengan tangan, Hanya satu saran dari saya yg masi seumur jagung ini 🙏.berpolitik bole tapi jangan sampai melumpukan dengan tidak memiliki hati nurani. Kejam bole tapi jangan kejam terhadap jiwa dan raga terhadap lawan mu...

Chomar Att • 2019.03.19 10:03

Ingin Prabowo Sandi terpilih, harapan baru untuk Indonesia lebih baik

Adiaszha Dutadihati Zerominusheart • 2019.03.15 05:19

Kalo saya SIMPLE tapi KOMPLEKS sebagai kaum awam di dunia politik. Cuma mau pesen. Jangan terlalu merayu rakyat. Buktikan dengan tindakan bukan JANJI² Paslon yg digencar²kan. Jangan kaya ucapan MANTAN. hehe.. (just kiding) SAYA AJA BUTUH KEPASTIAN APA LAGI INDONESIA.

Haidar lazuard Lazuard • 2019.03.09 13:18

Saya sebagai pelajar merasa heran terhadap peran legislatif saat ini, Menurut saya legislatif tak berperan sesuai tugas nya yang sebagaimana kita tau adalah PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT ,WAKIL RAKYAT , mengapa demikian seperti contohnya kasus RUU musik yang sangat mendasar yang menimbulkan kontroversi besar di kubu musisi menolak RUU tersebut karna bisa mematikan kebebasan bermusik berekspresi,jika para musisi menentang isi RUU tersebut maka sebenarnya siapa yang mereka suarakan ? Siapa yang mereka wakili? Maka ditahun pilpres ini saya berharap lembaga eksekutif berperan untuk mengembalikan fungsi legislatif untuk menjadi penyambung lidah rakyat yang sesungguhnya agar rakyat sejahtera.

Adnan Iskandar • 2019.03.06 13:24

pesta demokrasi, bukan perang demokrasi. Harapan saya cuma satu "demokrasi secara sehat" adu gagasan, saling mengritik. Oposisi itu wajib untuk demokrasi, kita tidak feodal yang harus mengganguk anguk dan tunduk.

Opini Terkini:

Ahmad W • 2019.04.16 18:23

Sebenarnya untuk hal ini, bisa kita garis bawahi apakah korban tersebut bisa melapor dengan rasa aman atau tidak. Kadang pelaku menggunakan suatu alat untuk mengancam korban seperti dengan "Blackmail" agar korban tidak melapor atau agar korban mau melakukan apa yang diperintahkan oleh pelaku. Kita sebagai orang yang dekat dengan korban/lingkungan korban harus bisa berinisiatif untuk membantu melapor. Kadangpun korban tidak mau aib nya terbongkar, untuk itu kita harus menjadi teman bicara korban dan meyakinkan korban agar ia melapor kepada pihak pihak berwajib seperti komnas ham dan komnas perempuan. Jangan menjadi orang yang acuh tak acuh, jika ada orang butuh bantuan, kita harus bisa membantu semampu kita.

Jimmy Jimmy • 2019.04.06 15:52

Pelecehan seksual adalah sebuah kekerasan yang bisa berdampak pada fisik atau batin si korban dan yang namanya kekerasan tentunya tidak dapat ditolerir. Dan untuk menjawab bagaimana jika “ kami “ yang menjadi korban apakah berani “ kami “ laporkan? Jawabannya bisa “ iya “ atau “ tidak “. Sederhananya seperti kasus Baiq Nuril, seorang korban pelecehan seksual akhirnya harus menjadi tersangka hanya karena menunjukkan sebuah bukti. Kita harus lebih mempertanyakan “ Amankah Kita “ untuk melaporkan suatu kejahatan yang terjadi pada diri kita di negeri ini. Meskipun selalu disebutkan sebagaimananya negeri ini dilandasi oleh hukum namun menurut saya negeri kita ini memiliki hukum yang memihak. Bukan hanya kasus kekerasan seksual, namun banyak kasus yang menurut saya tidak dapat diselesaikan oleh lembaga hukum negeri kita ini. Sehingga cenderung banyak orang “ bawah “ yang enggan melaporkan kejahatan yang terjadi pada diri sendiri ataupun sekitarnya. Sehingga rakyat negeri ini terkadang dikatakan terlalu cuek terhadap negeri ini, namun saya pribadi lebih menyayangkan bobroknya hukum di negeri ini yang tidak memberikan rasa aman dan nyaman terhadap rakyat-rakyatnya. Jadi jawaban saya untuk pertanyaan ini adalah Ayo Laporkan kekerasan yang terjadi , namun sebelum itu tolong Lembaga-lembaga hukum Negeri ini, Jamin kami dengan rasa “ Aman dan Nyaman “ untuk melapor.

Agung Saprudin • 2019.03.29 10:13

Pelecehan itu adalah bentuk pelanggaran jdi jangan di sepelekan. Mau pelecehan kecil atau pun pelecehan besar harus di laporkan karena pelecehan itu bisa terjadi karena kita DIAM

Nofi Amalina • 2019.03.19 23:27

Terkadang kebanyakan pelecehan besar itu karena pelecehan kecil yang disepelekan tidak segera dilaporkan, namun orang kebanyakan bingung harus kemana melaporkannya .

Dandi Putra • 2019.02.02 22:59

Kalau belum terjadi cepat-cepat kabur dan laporkan ke ortu atau orang yg dapat dipercaya . Kalau seandainya sudah terjadi ya laporkan cepat. Minimal pertama kepada Ortu. Pertama dari sekarang ajarkan anak atau siapapun untuk terbuka terhadap ortu. Sebagai langkah antisipasi awal. Selanjutnya, dibuat lagi hukum yg tegas. Seperti pengedar narkoba Hukum mati. Begitupun kejahatan seksual apa salahnya di kebiri saja. Biar kapok. Saya rasa semua pasti setuju

Kyu Rain • 2019.01.23 11:28

Kalau sebelum dilecehkan, saya pasti cepet2 melapor, mencari perlindungan. Tapi kalau sudah terjadi, mungkin saya akan mengumpulkan keberanian saya dulu untuk melapor, biasanya org kalau abis dilecehkan gt mentalnya tertekan. "Setiap org punya harkat martabat yg seharusnya TIDAK dilecehkan." Pelakunya pasti bolos pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan wkwk. Naudzubillah. Semoga semua terlindungi dari kejahatan:)

diyah rusma • 2019.01.11 16:48

Melapor sudah pasti. Karena sebagai perempuan, apatis bukanlah hal yang benar. Dengan melapor, selain menangkap pelaku, secara tidak langsung sebagai cara untuk mengedukasi kepada sesama perempuan untuk lebih hati-hati dan “melek” tentang bahaya seksual yang sedang marak di negara kita. Dengan melapor kita memberikan efek jera bagi pelaku, dan juga memberikan pengertian kepada sesama bahwa menghormati dam menghargai antar sesama gender juga perlu.

Okta Velinda • 2019.01.09 23:26

Beranilah. Walaupun kadang hukum tidak berpihak. Tapi sebagai wanita kita harus berani dan menunjukkan bahwa wanita tidak bisa di remehkan begitu saja dengan memanipulasi hukum untuk melindungi para kaum bejat. Kaum bejat yang berlindung di bawah naungan hukum di atas penderitaan wanita itu sungguh dia lebih bejat dan lebih hina dari pada air mani.

Ika Handayani Paturu' • 2019.01.04 18:38

Harus berani ! kenapa harus takut ? Indonesia adalah negara Hukum , Hukum harus tetap ditegakkan dan kekerasan seksual termasuk delik pelanggaran susila .. Tetapi membuat sebuah laporan harus memiliki aspek pendukung. Bukti adalah kunci bagaimana bisa menang dipersidangan . Kumpulkan bukti yang kuat , Jangan sampai Aduan yang dilaporkan menjadi bumerang diri sendiri.

Hamsiyah Hamsiyah • 2019.01.03 01:13

Harus berani melapor. Karna perempuan pun punya hak yang sama seperti manusia lainnya. Apalagi jika sudah terjadi pelecehan seksual, mari berani melawan agar tidak ada lagi wanita-wanita lain yg selanjutnya akan di lecehkan. Perempuan harus tangguh menghadapi sebuah penganiayaan