Mengapa Kasus Jamal Kashoggi (Masih) Menyedot Perhatian Dunia?

Sudah sebulan lebih jurnalis Arab Saudi Jamal Kashoggi dikabarkan dibunuh di Kedutaan Arab Saudi di Istanbul, Turki. Namun pemberitaan tentang Kashoggi masih terus menjadi perhatian internasional. Kalau melihat headline-headline di media internasional, Kashoggi seolah baru dibunuh kemarin sore.

Faktanya, Kashoggi memang bukan “warga biasa.” Dia adalah jurnalis. Harga nyawa tiap manusia tentu saja sama berharganya. Tapi seorang jurnalis membawa fungsi yang lebih di alam demokrasi. 

Entah buat Arab Saudi yang menganut sistem monarki absolut, tapi membunuh insan pers adalah kejahatan teramat besar di negara-negara demokratis. Mungkin karena itulah kasus ini lama diperbicangkan dunia.

Memang apa sih yang membuat jurnalis istimewa?

Coba diingat lagi pelajaran tata negara di sekolah dulu. Pernah dengar dong konsep trias politica. Yaitu konsep pembagian kekuasaan menjadi eksekutif, legislatif, dan yudikatif, untuk menghindari abuse of power oleh seseorang atau sekelompok orang.

Namun sebetulnya ada pihak keempat yang menjadi indikator sehatnya kehidupan berdemokrasi sebuah negara, yaitu pers. Sehingga sering juga pers disebut sebagai pilar ke-4 demokrasi, setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Karena itu, Indonesia sebagai salah satu negara demokratis menjamin kebebasan pers seperti tertuang dalam UUD 1945. Mengapa negara sampai perlu menjamin kemerdekaan pers? Karena pers menjalankan fungsi kontrol terhadap pelaksanaan pemerintahan oleh tiga lembaga (eksekutif, legislatif, dan yudikatif) tadi.

Sudah lazim kan, eksekutif main mata dengan legislatif untuk menggarong uang rakyat? Karena itu, pers punya tanggungjawab untuk mengontrol penyimpangan oleh penyelenggara negara, baik eksekutif, yudikatif, maupun legislatif.

Karena itu, menghalangi kerja wartawan adalah ancaman terhadap demokrasi itu sendiri. Apalagi kalau sampai dibunuh oleh penguasa, seperti dugaan kematian (atau menghilang?) jurnalis Kashoggi di Kedutaan Arab Saudi di Istanbul.

Bagaimana menurutmu?