Mau Ikut Unboxing Caleg? Baca Ini Dulu

Terma kasih banget sudah berminat unboxing caleg. Percayalah, mengulas caleg dan membagikannya kepada sesama calon pemilih mendatangkan pahala yang berlipat. Karena kamu membantu negeri ini memilih dan memilah pemimpin yang baik. Dan yang lebih penting, membuat kita sama-sama menjadi pemilih cerdas.

Tapi niat baik, harus pula dibarengi dengan usaha yang baik bukan? DI Teman Rakyat, usaha baik ini kami wujudkan dengan menerapkan standar penulisan. Kami harap kamu yang berminat juga mengikuti standar penulisan ini.

Satu hal yang tidak akan kami tolerir adalah menilai caleg tanpa fakta. Penilaian (terutama yang negatif) tanpa fakta termasuk perbuatan fitnah. Itu dosa besar.

Lalu apa saja standar penulisan unboxing di TR? Simak panduan berikut ini, ya, Teman. 

Oh ya. Kelihatannya memang seperti banyak dan terlalu panjang untuk dibaca. Tapi bila dicermati, standar penulisan ini cuma punya dua bagian. Yaitu Sumber Informasi dan Cara Menyajikan Penulisan. Mulai baca aja dulu. Gak rumit kok.

A. Sumber informasi

1. Situs resmi KPU 

Sumber utama bio data caleg yang kita rujuk adalah situs resmi KPU. Silakan buka https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019/pencalonan/daftar-calon/dct. Kemudian cari partai, dapil pemilihan, dan nama si caleg. Lalu download/buka dokumen caleg bernama “Daftar Riwayat Hidup (formulir model BB.2).” Dalam berkas itu tersedia semua bio data si caleg.

Mengapa harus ditegaskan kita merujuk data KPU? Karena banyak juga caleg (terutama yang terkenal) memiliki nama beken yang berbeda dengan data KPU. Kita memakai data KPU, karena nama yang dipakai di surat suara adalah yang terdaftar di KPU.

2. Sumber lain

KPU hanya menampilkan data “basic”. Sementara sumber lain seperti berita dari media online, blog, dan sosial media, lebih menarik untuk diulas. Namun demikian, tak sembarang sumber bisa kita ambil sebagai rujukan.

Yang boleh:

• Media terpercaya (misal, detik.com, Kompas, Tempo, Liputan6, dan media besar lainnya). Hindari situs tulisan-tulisan opini/citizen-journalism seperti Seword, kompasiana.

• Blog, yang boleh dipakai adalah situs pribadi si caleg. Selain itu, kami tidak merekomendasikannya. Apalagi situs-situs provokatif semacam piyungan dkk.

• Begitu juga dengan Facebook, Twitter, Instagram. Yang boleh dipakai sebagai sumber informasi adalah akun si caleg yang bersangkutan.

• Youtube, pernyataan langsung si caleg di Youtube boleh dipakai, meskipun bukan dari channel pribadi si caleg. Namun usahakan kita mendapatkan potongan video yang utuh dan memahami konteks si caleg berbicara. 

B. Cara Menyajikan Tulisan

1. Judul

Usahakan judul dibuat pendek. Walau kami juga menikmati kelucuan judul ala koran Lampu Merah, tapi tak akan kami tolerir di Temanrakyat.

2. Data dasar

Tepat di bawah judul ada tiga informasi yang harus dicantumkan secara kaku:

a. Nama lengkap (sesuai data KPU)

b. Jenis pemilihan (DPR RI, DPRD I, DPRD II, DPD) dan nama dapil (lengkap dengan wilayah yang meliputinya)

c. Partai pengusung

3. Alinea pembuka

Ungkapkan alasan kamu mengapa tertarik mengunboxing caleg bersangkutan di bagian ini.

4. What’s in The Box

Standarnya, di sini kami menuliskan mulai nama saat lahir, tempat dan tanggal lahir, latar belakang pendidikan, hingga aktivitas yang dijalani saat ini. Prestasi dan pencapaian si caleg juga dipaparkan di sini.

Visi dan misi si caleg juga bisa diletakkan di sini, bila kamu anggap menarik untuk dibahas.

Lazimnya kami tidak memasukkan penilaian (opini) di bagian ini. Walaupun hal ini bukanlah sesuatu yang mutlak.

5. Pros

Opini dimulai dari bagian ini. Kemukakanlah pendapat positif kamu tentang si caleg di sini. Pendapat kamu ini lebih afdal bila berdasarkan fakta yang berada di bagian “What’s in The Box.” Atau bisa juga kemukakan fakta baru yang belum disebutkan pada bagian sebelumnya dengan sekaligus membubuhkan mengapa kamu menyukai fakta dari si caleg tersebut.

6. Cons

Mirip dengan Pros, hanya saja di sini kamu kemukakan hal-hal yang kamu tidak sukai (sehubungan dengan kualitas orang bersangkutan sebagai caleg). Hindari masalah-masalah pribadi seperti agama, ras, kehidupan rumah tangga, dan sejenisnya. Bisa aja sih sebenarnya. Cuma upayakan untuk menampilkan informasi yang lebih relevan untuk menilai kualitas calon anggota dewan.

7. Conclusion

Setelah menampilkan pros dan cons, bantulah pembaca dengan mengungkapkan kesimpulan kamu sebagai penulis. Pembaca tentu tak harus setuju dengan kesimpulanmu (atau bahkan semua bagian dari tulisanmu). Tapi konklusi bisa membantu pembaca setelah “dibingungkan” menyimak pros dan cons yang kamu paparkan.

Gampang kan? Yuk mulai menulis dan #UnboxingCaleg. Lalu kirim tulisan kamu ke [email protected]

Selain itu, kamu yang tak bisa menulis pun boleh request kok, tentu dengan menyertakan informasi tentang caleg yang pengen kamu unboxing (sedapatnya aja gak apa-apa). Dan jangan lupa sertakan  ID Teman Rakyat juga ya. Buat kamu yang belum punya ID, bisa daftar DI SINI.

Udah siap berkontribusi buat Unboxing Caleg? Sikatlah, Teman.

Tanggapan pendukung

imran munandar wrote: wah menarik jg ya bisa ikut berpartisipasi
17-04-2019, 14:21
lina tan wrote: ntab
15-04-2019, 21:22
Galih Anggraini wrote: Mendalam juga ya...
13-04-2019, 16:36
Teman Rakyat wrote: @Aufa Fadhil Hakim: ditunggu ya kontribusi kamu di #UnboxingCaleg :)
10-04-2019, 14:02
Aufa Fadhil Hakim wrote: nice
09-04-2019, 19:23