PSI: Prabowo Benar

Apapun kebiajakan Joko Widodo selalu salah di mata pendukung Prabowo Subianto. Pun begitu sebaliknya. Tak ada ucapan Prabowo yang diamini pendukung Jokowi. Ada saja alasannya.

Karena itu, pernyataann Dedek Prayudi mengamini pidato Prabowo cukup mengejutkan. Sebab seperti diketahui, Dedek adalah juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang nota bene berseberangan dengan Prabowo di kontestasi Pilpres 2019.

Menurut Dedek, ucapan Prabowo bahwa arah pembangunan keliru sejak era Reformasi, benar adanya. “Kami sepakat pada bagian bahwa ada salah kelola di era pemerintahan sebelumnya,” ujar Dedek di Jakarta, Ahad (10/2).

Masuk ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pertumbuhan ekonomi memang mencapai 6%. Namun, pertumbuhan itu hanya dirasakan sebagian kecil warga saja. Badan Pusat Statistik mencatat, ketimpangan meningkat paling tajam di era SBY sejak Reformasi bergulir. Dari 0,33 pada 2004 menjadi 0,41 pada 2014.

"Jadi pertumbuhan kita yang sekitar enam persen itu bukan pertumbuhan berkualitas karena menyebabkan naiknya ketimpangan," ungkap Dedek.

Salah kelola ekonomi inilah yang kemudian diperbaiki Jokowi. Subsidi bahan bakar minyak yang lebih banyak dinikmati kelas menengah atas, dikurangi secara signifikan. Kebijakan ini digantikan dengan BBM satu harga di daerah terpencil sekalipun seperti Papua.

Pembangunan fisik infrastruktur juga tak lagi berorientasi di Pulau Jawa. Pembangunan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, digenjot. Bahkan daerah-daerah terluar Indonesia dengan daerah daratan berbatasan langsung dengan negara lain mendapatkan prioritas pembangunan.

Dengan kata lain, kualitas pertumbuhan ekonomi di masa pemerintahan Jokowi lebih merata. Alias dirasakan lebih banyak warga Indonesia. Bukan hanya dinikmati sebagian golongan yang itu-itu lagi.

Memang benar apa yang dikatakan Prabowo, arah pembangunan ekonomi kita salah arah sejak Reformasi memulai era. Kesalahan-kesalahan itulah yang saat ini dengan sekuat tenaga dikembalikan pada relnya oleh Jokowi beserta jajarannya.

Pesan

    Teman Rakyat ini menggunakan cookie untuk memberi Anda pengalaman navigasi yang lebih baik di situs kami. Segera setelah Anda melanjutkan tur, kami menganggap Anda menerima kebijakan cookie. Pelajari lebih lanjut tentang kebijakan cookie yang kami gunakan here.