Dedek “Uki” Prayudi, Punya Ilmu yang Cocok

Nama: Dedek Prayudi, M.Sc

Dapil: Jabar IX (Subang, Majalengka, Sumedang)

Partai: PSI

Bicara tentang sosiolog, entah kenapa sosok yang langsung terlintas adalah orang tua. Sosiologi juga bukan disiplin ilmu favorit, atau dianggap cool oleh kebanyakan anak muda. Padahal sumpah, sosiologi itu seru banget. Penulis naskah film, sutradara, atau tim kreatif di biro iklan, misalnya, bakal lebih jago berkarya kalau memahami sosiologi.

Tapi ya begitulah image sosiolog. Maksudnya, “sepayah-payahnya” arkeolog kan kebayangnya film Indiana Jones. Yang image-nya diwakili bintang Hollywood keren, Harrison Ford. Lah sosiolog? Yang langsung kebayang di benak kita sih alm. Dr. Selo Soemardjan.

Nah caleg yang kita unboxing ini juga sosiolog. Namanya, Dedek Prayudi, caleg dari Partai Solidaritas Indonesia untuk dapil Jabar IX. Tapi kalau dilihat dari perawakan sih Dedek lebih condong ke Harrison Ford waktu jadi Han Solo di film Star Wars: Empire Strikes Back (1980).

Apakah Han… eh Dedek pantas kita pilih mewakili kita untuk berlaga di Gedung DPR RI yang kebetulan ada mirip-miripnya dengan pesawat Millenium Falcon? Atau apakah dia cenderung mirip Darth Vader, sang penguasa kegelapan? Yuk langsung saja.

What’s in the Box

Dedek lahir di Jakarta, 33 tahun silam. Katanya si pas masih kecil pria yang biasa dipanggil Uki ini terkenal bandel banget. Tapi biar begitu, ia selalu berada di peringkat teratas di sekolah. Udah gitu dia juga sering banget jadi perwakilan sekolah dalam berbagai kompetisi akademik. Wuih hebat yah. Udah bad boy, smart pulak! Yang naksir banyak banget tuh pasti.

Politik bukan bidang baru buat Uki. Tengok saja jurusan yang dipilih Uki untuk kuliah, yaitu ilmu politik dan sosiologi yang ia tempuh di Victoria University of Wellington, Selandia Baru. Uki percaya bahwa untuk menjadi politisi yang baik, butuh pemahaman yang mumpuni tentang masyarakat. Salah satu ilmu untuk memahami sekelompok manusia ya sosiologi.

Gak puas cuma mendapatkan gelar sarjana, Uki pun berhasil mendapatkan beasiswa S-2 di Stockholm University, Swedia. Kali ini ia mendalami bidang studi Populasi dan Demografi. Ilmu terakhir inilah yang mengantarkannya sebagai sosok peniliti muda yang berbakat.

Pros

Ketekunannya berkuliah tak membuat Uki hanya berkutat dengan buku-buku di ruangan yang tertutup. Sebaliknya, Uki punya banyak kegiatan ekstra. Saat kuliah, UKI sempat menjabat Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia-Wellington.

Ia juga pernah bekerja sebagai seorang peneliti di berbagai instansi seperti Lembaga Demografi Falkutas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia dan United Nations Population Fund (UNFPA). Sebagai peneliti di lembaga ini, Uki terjun langsung ke berbagai pelosok negeri untuk mengumpulkan data, kemudian mengolah, dan menganalisa. Isu soal kependudukan merupakan salah satu topik yang sering ia garap.

Itu saja? Tunggu dulu teman-teman. Masih ada lagi. Uki juga medirikan Distro 4.20 Society dengan slogan respect, difference, enjoy tolerance. Tidak hanya berfungsi sebagai clothing-line, 4.20 Society juga aktif mengadakan kegiatan yang mendukung semangat anak muda di bidang musik indie.

Cons

Meski tertarik dengan ilmu politik, Uki sempat membuat postingan di twitter kalau dia “jijik pada parpol.” Ia mengaku muak dengan parpol yang hanya sibuk mengejar kepentingan golongan. Kemuakannya itu pun ia lampiaskan dengan memilih golput dalam tiga kali pemilu.

Entah apa yang membuat Uki akhirnya menelan ludah sendiri dengan bergabung dengan PSI. Atau, mungkin karena itulah Uki memilih PSI, bukan partai lain. Karena setidaknya PSI adalah partai baru yang tak sekadar “baru hadir” di perpolitikan Indonesia. Tapi juga benar-benar baru, terlepas dari masa lalu karena tak punya figur orde-orde sebelumnya. Entahlah.

Conclusion

Latar belakang pendidikan Uki, oke banget ya. Jangan salah, ini bukan soal dia sekolah di luar negeri. Tapi ilmu yang dituntut Uki itu cocok banget buat profesi wakil rakyat. Seorang sosiolog di atas kertas harusnya lebih paham tentang rakyat.

Pilihan Uki mendalami bidang Populasi dan Demografi juga menarik. Semoga saja semakin banyak profesional yang biasa bekerja berbasis data dalam mengambil keputusan terpilih sebagai anggota legislatif. Sehingga kebijakan yang diambil bisa lebih tepat sasaran.

Kesimpulannya, akan sangat menarik sosok Uki menempati salah satu kursi di DPR RI. Gak sabar deh lihat kiprahnya di Senayan.

***

Penilaian dalam unboxing ini berdasarkan hasil penelusuran Tim TR dari berbagai sumber. Kalau kamu punya informasi lebih yang belum kami sebutkan, tulis di kolom komentar sebelah kanan. Nanti tulisan akan kami update. Sebagai penghormatan, tentu saja nama kamu akan kami tulis sebagai narasumber. Setelah itu kamu boleh loh banggain kontribusimu dengan share tulisan ini di sosmed kamu. Biar teman kamu juga gak bingung lagi apa yang harus mereka pilih. Yuk saling bantu jadi pemilih cerdas.

Baca Unboxing Caleg lain:

Tsamara Amany Alatas, Bikin Ngeri Senior

Pesan

    Teman Rakyat ini menggunakan cookie untuk memberi Anda pengalaman navigasi yang lebih baik di situs kami. Segera setelah Anda melanjutkan tur, kami menganggap Anda menerima kebijakan cookie. Pelajari lebih lanjut tentang kebijakan cookie yang kami gunakan here.