Apa Alasanmu Buang Sampah Sembarangan?

 Apa Alasanmu Buang Sampah Sembarangan?

Membuang sampah pada tempatnya adalah salah satu pendidikan moral paling sederhana dan diajarkan sejak awal sekolah.

Tapi kalau melihat fakta di lapangan sih, rasanya hasil pendidikan moral tersebut masih terkurung di kelas. Belum merata diterapkan di kehidupan nyata sehari-hari.

Tapi memang ada beberapa situasi yang membuat masyarakat malas atau enggan membuang sampah dengan benar.

Situasi apa sih yang biasanya mendorongmu membuang sampah tidak pada tempatnya? Atau membiarkan sampah yang kamu hasilkan berserak tidak pada tempatnya. Padahal sampah yang kita hasilkan adalah tanggung jawab kita. Ikuti polling di samping ya.

***

Soal sampah ini, Indonesia mendapat predikat sangat tak mengenakkan: negara penghasil sampah plastik terbesar nomor 2 di dunia. Miris? Iya. Ironis? Pastinya. Bagaimana tidak, di tengah keadiluhungan budaya, keramahan, sopan santun dan tatakrama Timur-nya, tentu ini merupakan sebuah anomali.

Artinya, masalah sampah seakan belum menjadi bagian inheren dari norma-norma dan nilai-nilai luhur yang kita anut. Sampah seakan masih dianggap sesuatu “yang lain”, sebagai masalah yang tidak penting-penting amat sehingga, ya, tak perlu dengan cepat-cepat juga dicari solusinya.  Hadeeeehhhh

Padahal, masalah sampah adalah masalah etika. Tentang bagaimana kita memperlakukan alam, menghormati lingkungan, dan menjaga harmoni kehidupan semua makhluk bernyawa.  Karena tentu akan jadi pertanyaan besar, bagaimana mungkin sebuah masyarakat yang mengaku berbudaya dan beradab, hanya berdiam diri saat melihat serakan-serakan sampah di tempat wisata, lingkungan tempat tinggal, ataupun di ruang-ruang publiknya? 

Coba deh bayangkan, apa yang bakal terjadi selanjutnya kalau masalah etika buruk seperti ini terus menerus dibiarkan?

Selain bakal jadi bangsa yang kerdil, mungkin paus yang mati karena menelan plastik tidak cuma satu, tapi jadi seribu. Kebakaran hutan lindung di NTT akibat puntung rokok pun bakal meluas ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Dan penyu pun hilang dari Bumi Indonesia karena habitatnya rusak oleh limbah dan plastik. Kalau kurang, silakan tambahkan sendiri sederet dampak buruk akibat sampah lainnya, Teman. 

Pilih jawabanmu

Situasi yang mendorongmu untuk buang sampah sembarangan?

Lihat aksi lainnya