Jangan Biarkan Koruptor Jadi Pejabat!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa lebih dari 34 kandidat legislatif yang juga bekas narapidana korupsi ternyata masih diloloskan oleh Badan Pengawas Pemilu untuk maju di pemilihan tahun depan. Hal ini tidak hanya mengkhianati pakta integritas dengan KPU agar tidak mencalonkan kader yang terlibat kasus korupsi, tapi juga menunjukkan bahwa para koruptor ini sama sekali tidak memiliki rasa malu. Ini semua tidak bisa dibiarkan!

Jangan Biarkan Koruptor Jadi Pejabat!
 108 pendukung yang memberi tanda tangan 
 0 adalah tujuannya

Lebih dari 80% rakyat Indonesia setuju bahwa DPR tidaklah bersih dari kasus korupsi. Atas dasar inilah KPU memaksa partai politik untuk menandatangani pakta integritas di mana mereka berjanji untuk tidak mencalonkan kandidat yang memiliki catatan buruk seperti korupsi.

Namun kenyataannya, 35 kandidat legislatif untuk pemilihan tahun depan justru memiliki rapor merah pada kategori “korupsi”, bahkan beberapa dari mereka secara resmi dihukum karena kasus pembunuhan. Sudah jelas-jelas bangsa Indonesia begitu membenci korupsi, tapi kenapa hal ini dibiarkan terjadi di pemerintahan?

Jika kita memang benar-benar meginginkan sosok yang peduli terhadap rakyat, maka kita harus berani menyingkirkan para koruptor, para oligarki, dan para politisi tua busuk. Kita perlu mengirim pesan: bahwa koruptor tidak punya tempat di dalam masyarakat! Mari kita bersama-sama bersatu untuk memberantas korupsi!

Menurutmu, apa cara terbaik untuk melenyapkan korupsi di kalangan pejabat Indonesia? Ikuti polling-nya, yuk Teman. 

Yuk Tanda Tangani Petisinya!

Lihat aksi lainnya

Siapa yang menandatangani